Senin, 03 Februari 2020

Yuk Makan Buah Salak, Banyak Loh Manfaatnya

Salah satu buah yang sangat disukai di Indonesia adalah salak. Manis, masam alias sepat adalah rasa pada buah ini yang kulitnya menyerupai sisik ular. Jadi salak dinamakan juga sebagai snake fruit.

Salak adalah buah tropis yang tidak sedikit tumbuh di bumi nusantara ini. Buah ini juga adalah salah satu komoditas ekspor pertanian ke negara-negara lain. Terus membuktikan bahwa salak sangat digemari oleh tidak sedikit orang dari beberapa latar belakang adat yang tidak sama.

Yuk Makan Buah Salak, Banyak Loh Manfaatnya

inilah komposisi kandungan nutrisi/gizi pada buah salak per 100 gr, dengan tahap buah yang bisa dikonsumsi setidak sedikit 50 %:

Energi 77 kkal, protein 0,4 gr, karbohidrat 20,9 gr, kalsium 28 mg, fosfor 18 mg, zat logam 4 mg, vitamin B1 0,04 mg, serta vitamin C 2 mg.

Tetapi butuh diketahui juga bahwa penelitian yang lain juga menghasilkan komposisi kandungan nutrisi/gizi yang tidak sama. Ada yang menuliskan bahwa daging buah salak juga mengandung beta karoten yang tersedia didalam vitamin A, keren untuk kesehatan mata.

Sebetulnya apa saja sih kegunaaan kesehatan dari daging buah salak yang berwarna putih serta berbiji hitam yang keras ini. Semacam dilansir dari hot.liputan6.com, yaitu menjaga kesehatan mata, menjaga kesehatan jantung, menambah daya ingat, menambah kekebalan tubuh, menolong menurunkan berat badan, serta melancarkan pencernaan.

Beberapa kali ini kita mengkonsumsi buah salak yang dibeli dari warung tetangga sebelah rumah. Harganya Rp 6 ribu/kg. Walupun bukan tipe salak pondoh yang populer itu, tetapi salak ini enak juga, terasa manis tidak sepat. Ya keren sebagai variasi seusai kemarin hari sebelumnya kita biasanya makan mangga yang diselingi dengan buah naga.

Salak enak sebagai pencuci mulut maupun sebagai camilan. Serta tidak sedikit dibeli sebagai oleh-oleh ketika mengunjungi kerabat alias kawan. Praktis tidak butuh ribet membawanya.

Dulu sempat di halaman belakang rumah tumbuh beberapa pohon salak. Bukan sengaja untuk menanam, tetapi ketika kita membuang bijinya tumbuh sendiri. Ada dua pohon yang sempat berbuah, serta rasanyapun lumayan enak.

Tetapi sebuahhari ketika kita menemukan ada bekas kulit ular yang kering. Wah ngeri sekali tentu ada ularnya. Untuk keamanan, akhirnya kita menyuruh seseorang untuk memangkas pohon-pohon salak itu serta membuangnya. Nyatanya ada benarnya juga kalau ular suka tinggal di pohon salak.

0 komentar:

Posting Komentar